oleh

Pasca Tenggelamnya Seorang Bocah Asal Makassar di Sungai Lindajang Suli, Kapolsek Larompong Himbau Orang Tua Waspada Jaga Anak

zona-buser.com, Larompong – Pasca tewasnya seorang bocah SD asal Makassar yang tenggelam di sungai  Lindajang kecamatan Suli Kabupaten Luwu, Kapolsek Larompong AKP Fither Marimbun Himbau warga untuk tetap berhati-hati dan menjaga anaknya dengan baik.

Hal tersebut di ungkapkan Kapolsek Larompong Saat di temui di ruang Kerjanya, di Kantor Polsek Larompong Kecataman Larompong Kabupaten Luwu, Jumat (8/11/2019) Siang.

Kepada Wartawan, AKP Fither menghimbau kepada seluruh orang Tua agar aktif mengawasi Anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

” Saya harap kepada seluruh orang tua agar tetap aktip mengawasi anaknya, jangan ada yang ceroboh mengawasi anaknya, sehingga tidak terjadi hal-hak yang tidak di inginkan.” Jelas kapolsek Larompong AKP Fither Marimbun , jumat (8/11/2019) siang.

Seperti yang di beritakan sebelumnya, Seorang Anak laki-laki ditemukan tenggelam di Sungai Limbong, Kelurahan Lindajang, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Kamis (7/11/2019) petang kemarin.

Korban diketahui bernama Wahyu Al Farizzy Bib Yutu Wandi yang masih duduk dibangku kelas 4 SD, asal Jalan Parepare 2, Sudiang, Kota Makassar. Korban meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit Hikmah Belopa.

Beberapa sumber yang sempat dihimpun dari warga setempat, mengatakan, Baru 2 hari korban berada di rumah keluarganya di Lindangan Kecamatan Suli Barat, korban bersama 9 temannya sekitar pukul 14.00 Wita meninggalkan rumah keluarganya untuk bermain, dengan mengendarai lima sepeda, Lalu mereka menuju sungai.

Saat itu, korban dibonceng dan setibanya di Sungai Limbong, Korban bersama dengan 9 temannya mandi di sungai tersebut. Berselang sekitar 20 Menit kemudian, Rifaldi tidak melihat lagi korban berada diantara teman-temannya di sungai, merasa ketakutan korban tenggelam di air sungai, sehingga temna-temannya berteriak dan meminta tolong.

Tidak ada orang dewasa di sekitar sungai tempat mandi, maka Rifaldi bergegas ke rumah keluarga korban bernama kasman untuk memberitahukan mengenai perihal tenggelamnya korban, sedang teman lainnya melakukan pencarian.

Sekitar pukul 15.50 wita, Kasman menuju ke TKP dengan mengendarai sepeda motor. Di TKP, korban sudah dibaringkan warga sekitar di bawah pohon di bantaran sungai. Setelah itu, korban dibawa menuju Puskesmas Suli Barat.

Di Puskesmas, petugas medis memberikan pertolongan pertama kemudian dirujuk menuju rumah sakit Hikmah Belopa menggunakan mobil ambulans.

Tiba di rumah sakit, tim medis dan dokter memberikan bantuan pernapasan. Namun berselang sekitar 5 menit kemudian, tim medis mengatakan kalau korban sudah meninggal dunia. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :